Rabu, 01 Mei 2013

Sepohon kayu

Sepohon kayu, daunnya rimbun
Lebat bunganya serta buahnya
Walaupun hidup seribu tahun
Kalau tak sembahyang apa gunanya

Kami bekerja sehari-hari
Untuk belanja rumah sendiri
Walaupun hidup seribu tahun
Kalau tak sembahyang apa gunanya

Kami sembahyang fardu sembahyang
Sunatpun ada bukan sembarang
Supaya Allah menjadi sayang
Kami bekerja hatilah riang

Kami sembahyang limalah waktu
Siang dan malam sudahlah tentu
Hidup dikubur yatim piatu
Tinggalah seorang dipukul dipalu

Dipukul dipalu sehari-hari
Barulah dia sedarkan diri
Hidup didunia tiada berarti
Akhirat disana sangatlah rugi



labbaik Allahumma labbaik

labbaik Allahumma labbaik
labbaikala syarikalaka labbaik
innal hamda wanni’matalak
walmulkala syarikalak

wahai Allah
kami datang memenuhi panggilanMu
tiadalah sekutu untukMu
segala puji dan kuasa untukMu

kami meraba tanpa cahaya
kami yang lupa hina dan papa
di hadapanMu yang Maha Indah
di hadapanMu yang Maha Mulia

labbaik Allahumma labbaik
labbaikala syarikalaka labbaik
innal hamda wanni’matalak
walmulkala syarikalak

Bila Waktu Tlah Berakhir

Bagaimana kau merasa bangga
Akan dunia yg sementara
Bagaimanakah bila semua hilang dan pergi Meninggalkan dirimu

Bagaimanakah bila saatnya
Waktu terhenti tak kau sadari
Masikah ada jalan bagimu untuk kembali
Mengulangkan masa lalu

Dunia dipenuhi dengan hiasan
Semua dan segala yg ada akan
Kembali padaNya

Bila waktu tlah memenggil
Teman sejati hanyalah amal
Bila waktu telah terhenti
Teman sejati tingallah sepi